https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pakistan akan Melakukan Kesepakatan Perdagangan dengan Arab Saudi, UEA, dan Oman

Supianto | Minggu, 26/09/2021 19:33 WIB



GCC, yang mencakup tiga negara ditambah Qatar, Kuwait dan Bahrain, memulai pembicaraan perdagangan bebas dengan Pakistan pada 2004.  Bendera Kebangsaan Pakistan

Dubai, Jurnas.com - Pemerintah Pakistan akan melakukan kesepakatan perdagangan individu dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA) dan Oman.

GCC, yang mencakup tiga negara ditambah Qatar, Kuwait dan Bahrain, memulai pembicaraan perdagangan bebas dengan Pakistan pada 2004. GCC belum menerapkan kesepakatan perdagangan bebas sejak 2015.

Pejabat Pakistan Abdul Razak Dawood mengatakan kepada Reuters, Minggu (26/9), negara Asia Selatan itu berharap negosiasi bilateral untuk kesepakatan perdagangan preferensial dengan tiga negara Teluk Arab akan dimulai dalam 6-12 bulan ke depan.

Baca juga :
Menlu Belanda Minta Maaf Usai Indonesia Kalah dari Arab Saudi

"Kami merasa jauh lebih baik untuk melakukan (kesepakatan) individu saat ini daripada dengan GCC sebagai blok," katanya di Dubai.

Kesepakatan perdagangan preferensial biasanya memberikan produk tertentu akses preferensial seperti dengan mengurangi atau menghapus tarif.

Baca juga :
Actually Romantic Karya Taylor Swift Ditujukan untuk Charli XCX atau Kim Kardashian?

Dawood mengatakan negosiasi akan mencakup sejumlah barang terbatas dan tidak akan sekomprehensif perjanjian perdagangan bebas, meskipun seiring waktu kesepakatan, jika dijamin, dapat diperluas.

Dia tidak mengatakan barang mana yang akan dimasukkan Pakistan.

Baca juga :
Lini Tengah Tumpul, Patrick Kluivert Harus Segera Berbenah

UEA mengumumkan bulan ini akan mencari perjanjian ekonomi luas yang mencakup perdagangan dan investasi dengan delapan negara, termasuk India, Inggris dan Turki tetapi tidak dengan Pakistan.

Pejabat Arab Saudi, UEA dan Oman tidak dapat segera dihubungi untuk mengomentari komentar pejabat Pakistan.

Dawood, penasihat perdagangan perdana menteri, berada di Dubai untuk menilai persiapan partisipasi Pakistan pada pameran dunia Expo enam bulan yang diadakan di sana mulai bulan depan.

Dia mengatakan Pakistan yang berpenduduk mayoritas Muslim akan menyoroti keselamatan dan keragaman di Expo, yang dia harap akan mengarah pada peningkatan turis dan investasi di negara Asia Selatan itu.

Bulan ini, tim kriket Selandia Baru menarik diri dari tur mendatang di Pakistan karena masalah keamanan. "Kami tidak mengharapkan hal seperti ini terjadi dan itu adalah jenis persepsi yang harus kami atasi," kata Dawood.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pakistan Arab Saudi Uni Emirat Arab Oman

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777