Jum'at, 18/11/2016 16:59 WIB
Jakarta - Isu gerakan penarikan uang secara besar-besaran atau rush money pada 25 November 2016 di media sosial (Medsos) dinilai berbahaya dan mengancam perekonomian nasional.
Ketua DPR RI Ade Komarudin (Akom) mengatakan, munculnya rush money pada 25 November telah membuat keresahan masyarakat terutaman di bidang ekonomi.
Pelibatan Aparat dalam Pengawasan Pajak Jangan Sampai Timbulkan Rasa Takut
Puan: DPR Kawal Antisipasi El Nino hingga Evaluasi Program Magang Dokter
Puan: Hoaks Diskreditkan DPR Ancam Kepercayaan Publik dan Persatuan Bangsa