Produsen Mobil Listrik China Batal IPO, Ini Sebabnya

Senin, 23/08/2021 13:45 WIB

Beijing, Jurnas.com - Rencana produsen mobil listrik China, BYD, untuk menjual saham perdana (IPO) akhirnya batal. Penyebabnya ialah regulasi keras Beijing terhadap bisnis tersebut.

Sebagaimana diketahui, dikutip dari BBC pada Senin (23/8), Rencana untuk mendaftar di pasar gaya Nasdaq Shenzen, ChiNext diajukan pada Mei lalu.

Penangguhan itu dilakukan di tengah pengetatan peraturan yang lebih luas di sektor industri oleh otoritas China.

Selama akhir pekan, Bursa Efek Shenzen mengatakan Firma Hukum Tian Yuan Beijing, salah satu perusahaan jasa hukum terbesar di China, sedang diselidiki terkait dengan pencatatan tersebut.

Dikatakan perusahaan, yang telah menjadi penasihat untuk penawaran umum perdana (IPO) BYD Semiconductor yang direncanakan, sedang diselidiki oleh Komisi Pengaturan Keamanan China, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

BYD Semiconductor bertujuan untuk mengumpulkan setidaknya US$421 juta dari penjualan saham. Perusahaan itu juga berencana menginvestasikan uang kembali ke bisnis, yang sedang berjuang akibat kekurangan chip komputer.

Untuk diketahui, BYD merupakan pembuat chip mikrokontroler terbesar di China untuk kendaraan. Mikrokontroler adalah komponen vital dalam mobil modern, digunakan untuk segala hal mulai dari kursi dan jendela hingga kemudi dan rem anti-lock.

BYD Semiconductor bersaing langsung dengan pembuat chip besar termasuk Infineon Jerman dan Rohm Semiconductor di Jepang.

Perusahaan induk BYD adalah pembuat mobil terbesar di China berdasarkan penilaian pasar, dan didukung oleh veteran investasi AS Warren Buffett.

TERKINI
Negara dengan Pemain Naturalisasi Terbanyak di Piala Dunia 2026 Konsumsi Sayuran Ini untuk Bantu Proses Pencernaan Ini 8 Kuliner Khas Bulan Muharram di Indonesia 7 hobi yang Disebut Bisa Memperpanjang Umur, Benarkah?