Sabtu, 07/08/2021 20:42 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Terhitung Sabtu (7/8/2021), jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Khusus COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta berkurang 52 orang.
"Pasien rawat inap terkonfirmasi positif (COVID-19) di Tower 4, 5, 6 dan 7 sebanyak 1.950 orang, sementara jumlah semula (satu hari sebelumnya) 2.002 orang. Ada pengurangan jumlah pasien rawat inap sebanyak 52 orang," kata Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Kolonel Marinir Aris Mudian.
Terhitung sejak 23 Maret 2020 sampai 7 Agustus 2021, atau dalam periode lebih dari satu tahun, jumlah pasien yang dirujuk ke RS Darurat Wisma Atlet mencapai 123.956 orang.
Dari jumlah itu, 120.456 pasien COVID-19 telah dinyatakan sembuh dan keluar dari rumah sakit, sementara 976 pasien dirujuk ke rumah sakit lain.
Gaza Krisis Listrik, Nyawa Pasien ICU di RS Al-Aqsa Terancam
Minyak Ikan Terbukti Turunkan Risiko Serangan Jantung dan Stroke
Cara Keluarga Mendukung Pasien Kemoterapi Secara Optimal
Sejauh ini, kepala penerangan Kogabwilhan I TNI mencatat jumlah pasien meninggal di RS Darurat Wisma Atlet per 7 Agustus 2021 ada 574 orang.
Dalam kesempatan yang sama, Aris juga menyampaikan perkembangan situasi di RSDC Rumah Susun Nagrak, khususnya Tower 1, 2, dan 3.
Jumlah pasien yang menjalani isolasi di RSDC Rusun Nagrak per 7 Agustus 2021 sebanyak 61 orang, sementara pada Jumat (6/8) ada 61 orang.
Artinya, tidak ada penambahan atau pengurangan pasien isolasi di RSDC Rusun Nagrak dalam waktu 24 jam terakhir.
Keyword : PasienWisma AtletAris MudianRSDC