Minggu, 13/11/2016 19:42 WIB
Jakarta - Bank Indonesia menegaskan tanda pada uang kertas Rp100 ribu bukan tanda palu arit atau tanda lainnya, melainkan logo Bank Indonesia yang dikemas dalam teknik Rectoverso.
Direktur Departemen Komunikasi BI Arbonas Hutabarat mengatakan, rectoverso merupakan unsur pengaman dalam fisik uang agar mudah dikenali keasliannya dan agar tidak bisa dipalsukan. "Rectoverso tidak dirancang untuk membentuk atau dimaknai sebagai gambar atau simbol lain, selain lambang Bank Indonesia," kata di Jakarta, Minggu.
Hari Ini, Harga Cabai Rawit Tembus Rp92.250 per Kilogram
Legislator Minta Pemerintah dan BI Jaga Kepercayaan Investor Domestik
BI Naikkan Suku Bunga Acuan jadi 5,25 Persen
Keyword : Mata Uang Rectoverso Bank Indonesia