Kamis, 22/07/2021 08:26 WIB
New Delhi, Jurnas.com - Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun meninggal di India karena virus flu burung jenis H5N1, kematian pertama di negara itu, menyoroti potensi risiko baru bagi negara terpadat kedua di dunia yang memerangi pandemi virus corona.
Anak itu dirawat di Institut Ilmu Kedokteran All India di New Delhi pada 2 Juli dan meninggal pada Selasa (20/7) setelah kegagalan multi-organ, kata sebuah pernyataan pemerintah.
Petugas kesehatan yang merawat pasien dan keluarga bocah itu telah diisolasi, dan pihak berwenang telah meluncurkan pelacakan kontak, kata pernyataan itu.
Di Haryana, negara bagian asal bocah itu di utara India, Departemen Peternakan belum menemukan kasus dugaan flu burung dan telah meningkatkan pengawasan, katanya.
Menatap Riwayat Kota Tua Jakarta di Era Kolonial
Kasus Fatal Pertama Flu Burung Strain H5 Ditemukan
Pelaut India Meninggal di Atas Kapal Tanker Oman
India telah menyaksikan lebih dari setengah lusin wabah flu burung pada unggas dalam dua dekade terakhir, yang semuanya dikendalikan, tanpa ada kasus manusia yang dilaporkan sebelumnya di negara itu. (Reuters)
Keyword : Flu BurungIndia