Evaluasi PPKM, JAPI: Ekonomi Rakyat Makin Susah

Senin, 19/07/2021 07:46 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Jaringan Pemuda Indonesia (JAPI) mengapresiasi langkah yang diambil pemerintah melalui kementrian Investasi dan Maritim untuk melakukan evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang sudah berlangsung sejak 3 Juli lalu.

Ketua Kornas JAPI, Iradat Ismail mengatakan, pemerintah harus realistis dalam menyikapi penanganan Covid-19, khususnya dengan adanya varian baru Delta dan Lambda yang disinyalir sangat cepat menular.

"Sementara sampai saat ini, akibat PPKM masyarakat malah makin susah. Dampak PPKM sangat luar biasa terutama di sektor ekonomi," kata Iradat.

Mahasiswa Hukum Bisnis STIH IBLAM Jakarta ini menilai evaluasi PPKM adalah langkah yang paling strategis diambil oleh pemerintah karena masih banyak persoalan dalam penerapan di lapangan.

Ia menyontohkan pemberlakuan test PCR di setiap keberangkatan,baik lewat udara maupun darat yang harga PCR pun tergolong sangat mahal bagi rakyat.

"Ada kesan menarik keuntungan di masa pandemi. Harusnya pemerintah fokus ke percepatan vaksin. Itu yang harus ditekankan, jangan diberikan beban lagi ke masyarakat," tukas Iradat Ismail.

TERKINI
Ternyata Bukan Menyendiri, Kesepian yang Paling Merusak Kesehatan Mental Iwakum Kecam Hotman Paris Rendahkan Martabat Wartawan Jelang HAN 2026, Menteri PPPA Ajak Kolaborasi Penuhi Hak Anak Larangan Medsos untuk Remaja Bisa Jadi Bumerang, Ini Temuan Studinya