Klaster Karaoke dan Pelabuhan Picu Ledakan Kasus di Singapura

Minggu, 18/07/2021 18:59 WIB

Singapura, Jurnas.com - Kementerian Kesehatan Singapura melaporkan 88 kasus baru virus corona, yang ditularkan secara lokal pada Minggu (18/7).

Ini merupakan jumlah korban harian tertinggi sejak Agustus tahun lalu, menyusul peningkatan kelompok infeksi yang terkait dengan bar karaoke dan pelabuhan perikanan.

Klaster karaoke atau lounge dan bar KTV membuat negara kota itu memperketat beberapa pembatasan pertemuan sosial, hanya seminggu setelah melonggarkannya.

Dalam catatan kasus Covid-19 per Minggu ini, 23 di antaranya berasal dari klaster KTV dan 37 lainnya terkait dengan klaster Pelabuhan Perikanan Jurong, dikutip dari Reuters.

Sebagai tindakan pencegahan, pihak berwenang menutup kios ikan dan makanan laut segar di seluruh pasar, serta melakukan tes Covid-19 kepada para pemilik kios.

Dikatakan, telah ditemukan klaster Covid-19 yang melibatkan para pedagang ikan yang mengunjungi Pelabuhan Perikanan Jurong, sebelum dijual di pasar.

Singapura juga berlomba untuk menemukan orang-orang yang terkait dengan kluster di ruang tunggu KTV, tetapi ada kekhawatiran beberapa pelanggan mungkin enggan untuk memeriksakan diri.

TERKINI
Berbagai Persiapan Hadapi Kehidupan Setelah Kematian Menurut Islam Berbagai Dosa Kecil yang Bikin Rezeki Seret Sejarah dan Makna di Balik Peringatan Hari Lompat Sedunia Setiap 20 Juli Alasan Mengapa Hari Bulan Sedunia Diperingati Setiap 20 Juli