Jum'at, 25/06/2021 19:34 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Masuknya varian baru covid-19 jenis delta yang berasal dari India menuai keprihatinan dari kalangan dewan. Terlebih, varian delta ikut menyasar kalangan anak-anak.
“Ya jadi keprihatinan bersama, ternyata varian delta sudah menjangkiti anak-anak kita, sehingga kita harus lebih menjaga aktifitas anak-anak kita,” kata anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo saat dikontak, Jumat (25/6).
Dia menjelaskan, varian delta menjadi peringatan bersama, terlebih di lingkungan keluarga untuk lebih meningkatkan protokol kesehatan (peokes).
“Prokes itu harga mati dan hukum wajib untuk menangkal segala macam virus covid dengan segala mutasi dan variannya. Mau delta mau delta plus memang itu benar adanya dan sudah ada di Indonesia, nah untuk itu yang bisa menyelamatkan itu ya hanya diri kita sendiri dengan prokes,” jelas Rahmad Handoyo.
Korban Tewas Banjir Nepal Tembus 1.385 Orang, Ribuan Lainnya Masih Hilang
IRGC Sebut Sanksi Ekonomi Justru Rugikan AS Dibanding Iran
Kian Nyetel, Carlos Espi Jadi Ancaman untuk Mbappe-Vinicius
Terlepas dari itu, politisi PDIP ini menegaskan, pemerintah pusat saat ini terus berupaya memerangi covid-19, termasuk varian delta dengan melakukan sejumlah langkah. Salah satunya, vaksinasi untuk anak.
“Pemerintah sendiri kan juga sudah mencoba mempertimbangkan anak-anak untuk divaksin yang di bawah 18 tahun. Ini langkah kita untuk pasang fungsi kuda-kuda bagaimana agar daya tahan tubuh dan imunitas anak diperkuat melalui vaksinasi,” jelasnya.
“Ini juga jadi pekerjaan rumah bersama terutama orang tua untuk semakin memperhatikan aktifitas anak-anak, apalagi fungsi edukasi anak-anak masih kurang sehingga perlu kehati-hatian lebih agar tidak mudah terjangkit dengan menjaga imunitasnya,” sambung Rahmad Handoyo.
Keyword : Warta DPR Komisi IX DPR PDIP Rahmad Handoyo Delta Covid-19 Anak