Upaya Turki Kembangkan Energi Terbarukan Pasca Covid-19

Rabu, 23/06/2021 13:20 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Turki meluncurkan sistem sertifikasi baru untuk investasi energi hijau yang bertujuan untuk mendukung dan meningkatkan kekuatan energi bersih negara dan meningkatkan aksesibilitas energi terbarukan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Fatih Donmez mengatakan Sistem Jaminan Sumber Energi Terbarukan (YEK-G) dan Pasar YEK-G yang terorganisir akan memberikan kontribusi yang signifikan untuk pengembangan lebih lanjut sumber energi terbarukan.

"Sistem sertifikasi baru akan membantu mendukung dan meningkatkan kekuatan energi bersih negara," katanya dilansir Middleeast, Rabu (23/06).

Sistem ini juga akan mendokumentasikan penggunaan sumber energi terbarukan untuk produksi dan konsumsi listrik di semua tahap dalam laporan keberlanjutan perusahaan pemasok dan distribusi listrik.

Donmez mengkonfirmasi bahwa 100 peserta telah mendaftar untuk sistem kemarin.

Pekan lalu, Bank Eropa untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (EBRD) melaporkan bahwa posisi strategis Turki menjadikannya pusat energi yang sangat penting. Posisinya di Koridor Gas Selatan dapat membantunya menjadi pengekspor hidrogen hijau ke Eropa.

Kapasitas terbarukan Turki tumbuh dengan cepat, terutama selama beberapa tahun terakhir, dan sekarang menyumbang sekitar 45 persen dari total pembangkit listrik negara itu.

TERKINI
Studi: Urine Manusia Berpotensi Jadi Pupuk Hemat Energi, Ini Cara Kerjanya Lestari Moerdijat: Dukung Peningkatan Peran Perempuan dalam Pembangunan Wisuda ITS, Mentrans Kenang Pengabdian Abdul Rohid Pemerintah Diminta Prioritaskan Keamanan WNI di Lebanon