Jum'at, 11/06/2021 23:56 WIB
Jakarta, Jurnas.Com -- Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (Inalum) resmi mengangkat Doni Monardo sebagai Komisaris Utama pada Kamis (10/6). Doni menduduki posisi yang sebelumnya dijabat oleh Agus Tjahajana Wirakusumah.
Menteri BUMN Erick Thohir menilai Doni merupakan sosok yang berpengalaman, memiliki kemampuan, dan jaringan yang diperlukan oleh perseroan.
"Inalum mengelola aset vital negara di bidang pertambangan yang memiliki rencana besar di bidang kinerja dan aksi korporasi, dengan mementingkan keharmonisan dengan lintas stakeholder," ujar Erick dalam keterangan resmi, Jumat (11/6).
Menurut Erick, Doni merupakan sosok yang mengedepankan dialog dan kolaborasi lintas stakeholder untuk mengatasi masalah, dan mencapai kemajuan.
Erick Thohir: Kekalahan dari Bulgaria Jadi Pelajaran untuk Timnas Indonesia
Ketum PSSI Sebut FIFA Series 2026 Jadi Ujian Perdana Era John Herdman
Indonesia Satu Grup dengan Vietnam di Piala ASEAN 2026
Hal itu terlihat dari sepak terjang Doni dari Aceh hingga Papua, dari pemulihan daerah aliran sungai Citarum, penghijauan di Sulawesi Selatan hingga terakhir dalam memitigasi pandemi covid-19.
"Kepedulian dan kiprahnya di bidang pemulihan lingkungan hidup menjadikannya figur yang dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan antara upaya pemberdayaan dan menjaga keberlanjutan lingkungan yang dilakukan Inalum serta anak-anak perusahaannya," ujarnya.
Sebagai informasi, Inalum merupakan holding BUMN industri pertambangan yang beranggotakan PT Freeport Indonesia, PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk dan saham minoritas di PT Vale Indonesia Tbk.
Keyword : Erick Thohir Doni Monardo Inalum Komisaris Utama