Selasa, 08/06/2021 07:51 WIB
Cambridge, Jurnas.com - Produsen obat Moderna mengatakan pada Senin (7/6) pihaknya telah mengajukan aplikasi ke regulator kesehatan Eropa dan Kanada untuk meminta otorisasi untuk perluasan penggunaan vaksin COVID-19 pada remaja.
Perusahaan itu mengatakan pihaknya berencana untuk mengajukan otorisasi penggunaan darurat dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS dan badan pengatur lainnya di seluruh dunia untuk penggunaan vaksin pada remaja berusia 12 hingga 17 tahun.
Vaksin Moderna sudah digunakan di Amerika Serikat (AS), Uni Eropa dan Kanada untuk orang berusia di atas 18 tahun dan memvaksinasi anak-anak dianggap penting untuk mencapai kekebalan kelompok terhadap COVID-19.
Anak-anak dengan COVID-19 sebagian besar hanya menunjukkan gejala ringan atau tanpa gejala, tetapi tetap berisiko menjadi sakit parah, dan dapat menyebarkan virus.
Kemenlu Palestina Desak Gencatan Senjata Secara Menyeluruh
Trump: Satu-satunya yang Memutuskan Gencatan Senjata Adalah Saya
10 Poin Tuntutan Iran ke Amerika Serikat untuk Akhiri Konflik
Memvaksinasi anak-anak dianggap penting untuk membantu negara-negara membuka kembali sekolah sepenuhnya dan kembali ke keadaan normal.
Uni Eropa bulan lalu menyetujui vaksin COVID-19 Pfizer dan mitra Jerman BioNTech untuk digunakan pada anak-anak berusia 12 tahun.
Vaksin dua suntikan Moderna bulan lalu terbukti efektif pada remaja berusia 12 hingga 17 tahun dan tidak menunjukkan masalah keamanan baru atau utama dalam uji klinis yang mengevaluasi vaksin pada 3.732 remaja.
Perusahaan juga mengatakan pada hari Senin bahwa pihaknya telah bermitra dengan perusahaan Israel Medison Pharma untuk mengkomersialkan vaksin COVID-19 Moderna di 20 pasar di seluruh Eropa Timur Tengah dan Israel.(Reuters)
Keyword : ModernaVaksin COVID-19 Amerika Serikat