Minggu, 06/06/2021 19:55 WIB
Yogyakarta, Jurnas.com - Sebanyak 6 orang Dosen Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) yang ada di Yogyakarta dan Magelang mengikuti rangkaian acara Training of Trainer (ToT) Pendampingan Mahasiswa Alumni Polbangtan Yoma dan Alumni Perguruan Tinggi Mitra di BPP Ngemplak, Kabupaten Boyolali baru-baru ini.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk menyiapkan dosen dan pendamping dalam program penerjunan Mahasiswa Polbangtan Yoma ke kawasan pengembangan food estate dan kawasan pertanian di Wilayah Kabupaten Boyolali.
Penerjunan Mahasiswa sendiri bertujuan mempercepat terbangunnya satu data pertanian dalam satu sistem big data serta penguatan penyuluhan pertanian dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) tingkat kecamatan serta pengambangan Kawasan Food Estate yang saat ini menjadi konsen utama Pembangunan Pertanian.
Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menekankan pentingnya satu data pertanian dan pengembangan kawasan food estate demi tercapainya tujuan pembangunan pertanian yaitu terjaminnya ketersedian pangan nasional.
Kemenhaj Gandeng Bulog dan Kementan Ekspor Beras untuk Konsumsi Jemaah Haji
Pupuk Subsidi Siap Diedarkan, Ini Jadwal Distribusinya
Perpres 113/2025 Buka Peluang Ekspor Pupuk Non-Subsidi
"Pertama-tama kita harus memiliki data yang akurat, sehingga semua orang akan menjadikan itu sebagai acuan awal dan akhir. Yang kedua, kita harus punya ketahanan pangan yang kuat demi mencapai ketahanan negara yang kuat. Lumbung-lumbung pangan harus segera dibangun di berbagai kawasan agar tujuan swasembada pangan bagi 267 juta rakyat segera terwujud," kata Syahrul.
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi menyampaikan salah satu program aksi BPPSDMP adalah mendukung dan menyukseskan program utama Kementan.
Karena itu, kata Dedi, sudah menjadi kewajiban unit kerja BPPSDMP yang berada di daerah untuk siap sedia menyedikan SDM handal dan profesional.
Direktur Polbangtan Yoma Bambang Sudarmanto menambahkan, kegiatan pendampingan ini nantinya juga akan terintegrasi dengan kegiatan Pengembangan Kawasan Food Estate Boyolali, yang saat ini juga menjadi konsen utama Kementerian Pertanian.
"Kami akan berusaha sebaik mungkin menyiapkan SDM yang handal dan profesional untuk diterjunkan sebagai pendamping pengembangan Food Estate Boyolali,” ujar Bambang.
Lebih lanjut Bambang berpesan agar enam orang dosen yang diamanahi untuk mengikuti kegiatan ToT ini dapat mengikuti rangkaian acara dengan seksama agar tranfer ilmu kepada mahasiswa dan alumni nantinya berjalan dengan maksimal.
Penanggungjawab kegiatan sekaligus Ketua Jurusan Pertanian Polbangtan Yoma, Endah Puspitojati berharap kegiatan penerjunan mahasiswa dapat memberikan dampak positif bagi wilayah yang didampingi.
"Kami akan berkolaborasi dengan berbagai pihak berusaha untuk melakukan percepatan pencapaian satu data pertanian dan identifikasi permasalahan pertanian di wilayah pendampingan. Dengan menerjunkan mahasiswa dan alumni kami langsung ke BPP tingkat kecamatan diharapkan mereka akan hadir menjadi bagian dari solusi permasalahan tersebut," kata Endah.