Kamis, 03/11/2016 09:58 WIB
Jakarta - Tak ada istilah menyelamatkan Elisier Sahat Maruli Hutagalung lantaran yang bersangkutan saat ini menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
Demikian ditegaskan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan. Sebelum manjabat Kajati Jatim, Maruli sempat menjabat Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung.
Saat itu, Maruli diduga menerima suap Rp 500 juta dari mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istrinya, Evy Susanti melalui pengacara Otto Cornelis Kaligis terkait penanganan perkara Bansos Sumut yang saat itu ditangani Kejagung.
"Ndaklah (tidaklah), KPK masa gitu-gitu (menyelamatkan karena Maruli saat ini menjabat sebagai Kajati Jatim)," ucap Basaria, di kantornya, Jakarta, Rabu (2/11).
KPK Tangkap 5 ASN BPK Terkait Kasus Bupati Muara Enim
KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Edison Tersangka Suap Pengadaan
KPK Akui Sudah Selidiki Korupsi MBG Sebelum Kejagung Bergerak
Sayangnya, mantan Direrkrimsus Polda Kepulauan Riau itu menjawab diplomatis saat disinggung soal perkembangan pengusutan kasus yang diduga melibatkan Maruli itu.
Yang jelas, diakui Basaria, pihaknya terus mendalami maupun mengusut dugaan keterlibatan Maruli dalam sengkarut dugaan suap tersebut.
Maruli sendiri sebelumnya telah berulang kali membantah dugaan itu.
Keyword : KPK Maruli Hutagalung Basaria Panjaitan