Fadli Zon dan Fahri PKS Ikut Demo, Hanura: Tidak Etis

Rabu, 02/11/2016 19:09 WIB

Jakarta - Dua pimpinan DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah berencana akan ikut demo besar-besaran dengan sejumlah Ormas Islam untuk menuntut keadilan hukum atas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Jumat (4/11).

Menanggapi hal itu, Politikus Partai Hanura Dadang Rusdiana mengatakan, sebuah keanehan jika pejabat negara ikut turun demonstrasi ke jalan. Sebab, DPR sebagai lembaga legislatif telah memiliki mekanisme dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.

"Kalau pejabat negara unjuk rasa itu tidak etis dan aneh. Kan pimpinan DPR memiliki alat kelengkapan, ada mekanisme yang bisa ditempuh dalam sistem kelembagaan, bukan melalui unjuk rasa," kata Dadang, ketika dihubungi, Jakarta, Rabu (2/11).

Kecuali, kata Dadang, jika Fahri dan Fadli sudah mundur sebagai pimpinan dan anggota DPR tidak menjadi masalah. Semestinya, pimpinan DPR hanya menerima aspirasi para demonstrasi.

"Kalau pimpinan dan anggota DPR itu menerima yang unjuk rasa, bukan ikut unjuk rasa," tegas Sekretaris Fraksi Partai Hanura itu.

TERKINI
Kesepakatan Soal RUU Perampasan Aset Jangan Hanya jadi Obat Penenang Puan di HUT Ke-81 DPR: Marilah Kita Terus Mawas Diri dan Kerja Nyata Komisi VII Dorong Dana Khusus Pemulihan Destinasi Wisata Terdampak Bencana Legislator PKB: Anggaran Pendidikan 2027 Harus Menjawab Persoalan Masyaraka