Rabu, 28/04/2021 06:21 WIB
Beijing, Jurnas.com - China mengatakan telah menawarkan bantuan kepada negara-negara Asia Selatan dalam mengakses vaksin COVID-19, tetapi India tidak menghadiri konferensi video regional tentang masalah tersebut, meskipun saat ini menderita gelombang pandemi terburuk di dunia.
Anggota Dewan Negara China dan Menteri Luar Negeri Wang Yi menjadi tuan rumah konferensi yang dihadiri Afghanistan, Pakistan, Nepal, Sri Lanka dan Bangladesh, di mana tetangga China dan saingan regional India juga diundang.
Belum ada komentar langsung dari pemerintah India.
"Wang mengatakan kepada rekan-rekan konferensinya bahwa Beijing bersedia menyiapkan cadangan pasokan darurat kepada negara-negara Asia Selatan dalam perang melawan COVID-19," kata sebuah pernyataan kementerian pada Selasa (27/4).
Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan 633 Orang, Hampir 3.000 Masih Hilang
Korban Banjir Bandang Nepal Tembus 623 Orang, Lebih dari 1.100 Masih Hilang
Nepal Minta Meta dan TikTok Hapus Konten AI Palsu soal Banjir
Sebelumnya pada hari itu, seorang juru bicara kementerian mengatakan pertemuan itu terbuka untuk negara-negara lain di kawasan itu ketika ditanya mengapa India tidak ada dalam daftar peserta.
"China mengungkapkan simpati yang dalam atas wabah yang mengamuk di India dan menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada rakyat India," kata Wang dalam sebuah pernyataan kementerian, menambahkan bahwa Beijing siap memberikan dukungan dan bantuan kapan saja.
India, yang melaporkan rekor jumlah infeksi dari Jumat hingga Senin, dan angka kematiannya mendekati 200.000, telah diundang untuk menghadiri pertemuan tersebut, kata Wang, tanpa menyebutkan alasan ketidakhadirannya.
Keyword : ChinaIndiaVaksin COVID-19Asia Selatan