Ketua MPR Ingatkan Pemilik Senjata Api Untuk Tidak Arogan

Jum'at, 23/04/2021 19:08 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) memulai program latihan menembak kepada para anggota PERIKHSA di Lapangan Tembak Perbakin Senayan. Latihan ini akan digelar secara berkala setiap hari Jumat. Sehingga para anggota PERIKHSA bisa mengasah kemampuan menembaknya secara rutin.

"Sebelum mendapatkan izin kepemilikan senjata api untuk bela diri, mereka sudah terlebih dahulu melalui berbagai tahapan ujian sesuai ketentuan Peraturan Kapolri Nomor 18 Tahun 2015 (Perkap 18/2015). Menembak merupakan keterampilan yang harus selalu diasah, jika tidak bisa saja keterampilan menurun," ujar Bamsoet usai memberikan pembekalan kepada anggota PERIKHSA di Lapangan Tembak Senayan Jakarta, Jumat (23/4/21).

Bamsoet menjelaskan, dalam latihan tersebut para anggota PERIKHSA akan dibekali ilmu dan teknik menembak, teknik bergerak, hingga teknik reload magazine dari para instruktur berpengalaman.

Sekaligus mengingatkan kembali bahwa memiliki senjata api bukanlah untuk gagah-gagahan ataupun pamer kekuatan. Melainkan terbatas hanya untuk kepentingan bela diri guna melindungi diri dari ancaman yang membahayakan keselamatan jiwa, sebagaimana diatur dalam Pasal 10 ayat 2 Perkap 18/2015.

"Pemusatan latihan menembak secara berkala setiap hari Jumat juga bisa dimanfaatkan oleh para anggota PERIKHSA untuk saling meningkatkan sinergitas," jelas Bamsoet.

Dewan Penasihat PB PERBAKIN ini juga mengajak warga negara jangan sampai mendapatkan senjata api secara ilegal. Karena memiliki senjata api sekaligus memiliki tanggung jawab yang sangat besar.

"Seseorang yang memiliki senjata api secara ilegal akan bermasalah dengan hukum. Bukan tidak mungkin senjata api ilegal disalahgunakan untuk tindakan kejahatan ataupun melawan hukum," pungkas Bamsoet.

TERKINI
OTP Keberangkatan Jamaah Haji dari Bandara InJourney Airports Capai 96% Jelang Puncak Haji, Kemenhaj Ingatkan Bahaya Haji Ilegal dan Cuaca Ekstrem Tahun 2025, Tingkat Kecelakaan ASDP 0,220 Persen Gema Waisak, Menag Sebut Pindapata Ajarkan Kesederhanaan dan Kebijaksanaan