Rabu, 21/04/2021 22:56 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin meminta masyarakat untuk tidak melakukan euforia berlebihan usai melakukan vaksinisasi.
Menurut Azis, hal itu penting dilakukan mengingat kenaikan kasus baru Covid-19 yang diduga akibat adanya euforia usai menjalankan vaksinasi Covid-19.
Diketahui pada 5-14 April terjadi penurunan kasus menjadi 32.740 kasus lalu naik sebesar 14,1 persen menjadi 37.353 kasus pada 12-18 April 2021.
"Jangan sampai seperti India dan Brazil meningkat sangat tajam usai divaksinisasi, masyarakat harus disiplin menerapkan protokol kesehatan, sebab usai mendapatkan vaksin, tidak berarti tubuh bisa kebal sepenuhnya dari infeksi virus Corona karena potensi tertular dan menularkan Covid-19 tetap masih ada. Masyarakat untuk tetap menerapkan 5M meskipun sudah divaksin, Hal ini sebagai upaya untuk melindungi diri dan keluarga dari terinfeksi Covid-19," kata Azis Syamsuddin dalam keterangan resmi, Kamis (21/4).
Raih KWP Award 2026, Amelia Komit Jaga Ruang Digital yang Sehat dan Aman
Sekjen Demokrat Respon RUU Pemilu: Waktu Masih Panjang
Sarmuji Sabet Penghargaan Legislator Responsif Terhadap Aspirasi Publik
Politikus Golkar itu mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 agar tidak lengah dan tetap waspada terhadap potensi kenaikan kasus Covid-19 meskipun program vaksinasi tengah berjalan.
Salah satu caranya yakni dengan menggencarkan kembali testing dan tracing yang diimbangi treatment yang tepat untuk memutus rantai penularan Covid-19.
"Pemda melalui Dinas Kesehatan untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara agresif guna mempercepat terciptanya kekebalan masyarakat (herd community)," demikian Azis.
Keyword : Warta DPR Pimpinan DPR Azis Syamsuddin Golkar Vaksinasi Covid-19