Google Investasi Rp99 Triliun untuk Kantor Pusat Data di AS

Kamis, 18/03/2021 23:30 WIB

Washington, Jurnas.com - Tahun ini, Google Alphabet Inc akan menginvestasikan US$7 miliar (Rp99 triliun) di seluruh kantor dan pusat datanya di Amerika Serikat (AS).

Angka investasi ini turun dari US$10 miliar tahun lalu, namun diperkirakan menciptakan 10.000 pekerjaan penuh waktu baru di tengah lonjakan lalu lintas internet akibat pandemi Covid-19.

Dikutip dari Reuters pada Kamis (18/3), investasi terbaru mencakup rencana perluasan pusat data di Nebraska, South Carolina dan Texas, serta kantornya di Atlanta, Washington, Chicago, dan New York.

Google juga menghabiskan US$1 miliar di negara bagian California. Langkah tersebut dilakukan pada saat banyak perusahaan keluar dari Silicon Valley, pasca pandemi memicu peralihan yang lebih luas ke pekerjaan jarak jauh, membuat perusahaan mempertimbangkan kembali biaya operasional negara yang lebih tinggi dan pajak yang besar dan kuat.

Investasi tersebut akan menciptakan setidaknya 10.000 pekerjaan penuh waktu Google baru, kata Chief Executive Officer Sundar Pichai. Saat ini Google mempekerjakan lebih dari 84.000 staf di AS.

Pada 2020, layanan Google berkontribusi sebesar US$426 miliar aktivitas ekonomi di Amerika Serikat, Pichai menambahkan.

TERKINI
Ini Zodiak yang Dikenal Paling Jago Menggoda, Siapakah Dia? Bukan Hadiah Mewah, 5 Gestur Sederhana Ini Jadi Kunci Hubungan Langgeng Berbagai Amalan Sunah yang Dianjurkan Sebelum Shalat Jumat 7 Negara yang Belum Pernah Lolos ke Piala Dunia