Selasa, 25/10/2016 15:43 WIB
Jakarta - Kematian aktivis HAM Munir Said Thalid dinilai sebagai tindak kejahatan serius yang mencoreng sistem demokrasi di Indonesia.
Demikian disampaikan Presiden ke enam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku penggagas TPF Munir, saat jumpa pers, di Pendopo Cikeas, Kabupaten Bogor, Selasa (25/10).
Konsumsi Garam Berlebih Diduga Percepat Penurunan Daya Ingat pada Pria
Program Revitalisasi Kemendikdasmen Beri Dampak Nyata di Magelang
Meski IHSG Menguat, Lima Saham Ini Terkoreksi
Keyword : Aktivis HAM Munir Said Thalib Susilo Bambang Yudhoyono SBY Temuan Tim Pencari Fakta TPF Munir