Guinea Luncurkan Kampanye Vaksinasi Ebola

Selasa, 23/02/2021 11:53 WIB

Conakry, Jurnas.com - Guinea akan meluncurkan kampanye vaksinasi Ebola pada Selasa (23/2) setelah penerbangan yang ditunda oleh badai debu Sahara tiba membawa ribuan suntikan, ketika negara Afrika Barat itu berjuang untuk membasmi kebangkitan virus mematikan.

Wabah, yang diumumkan akhir pekan lalu, adalah yang pertama di wilayah tersebut sejak epidemi 2013-2016 yang menewaskan lebih dari 11.300 orang, terutama di Guinea, Liberia, dan Sierra Leone.

Awal kampanye penyuntikan harus ditunda satu hari setelah sebuah pesawat yang membawa lebih dari 11.000 dosis vaksin tidak dapat mendarat di ibukota Guinea, Conakry karena badai debu.

Seorang koresponden AFP melaporkan, penerbangan khusus yang membawa vaksin Merck akhirnya mendarat di Guinea pada Senin (22/2) malam. Selanjutnya, 8.700 dosis vaksin akan tiba dari Amerika Serikat (AS) pada Rabu (24/2).

Otoritas kesehatan mengatakan, beberapa dosis akan langsung menuju ke Nzerekore, ibu kota wilayah hutan tenggara Guinea di mana lima orang baru-baru ini meninggal karena Ebola.

Ebola menyebabkan demam parah dan, dalam kasus terburuk, pendarahan tak terbendung. Ini ditularkan melalui kontak dekat dengan cairan tubuh, dan orang yang tinggal bersama atau merawat pasien adalah yang paling berisiko.

Selain Guinea, penyakit ini juga baru muncul kembali di Republik Demokratik Kongo.

TERKINI
Selalu Spektakuler, Zendaya Masih Bingung Pakai Gaun Apa di Met Gala 2024 Pendapatannya Jauh Beda dengan Taylor Swift, Travis Kelce Disebut Miskin Emily Blunt Puji Taylor Swift Bisa Membangkitkan Kepercayaan Diri Putri Sulungnya Suka Berkencan dengan `Berondong`, Cher Ungkap Pria Seusianya Sudah Banyak yang Mati