Sandiaga Uno: Kasihan Pak Ahok

Jum'at, 21/10/2016 16:28 WIB

Jakarta - Jumlah pengamanan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dinilai terlalu berlebihan. Sebab, pengerahan ratusan aparat itu justru membuat warga DKI takut.

Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno merasa prihatin melihat pengamanan yang berlebihan kepada orang nomor satu di ibu kota Jakarta itu.

"Pengawalan (Ahok) itu, akan memicu rasa takut dari masyarakat. Kasihan Pak Basuki (Ahok) ini," kata Sandiaga, di Jakarta, Jumat (21/10).

Kandidat calon wakil gubernur yang diusung Partai Gerindra dan PKS itu membandingkan pengawalan antara Presiden Jokowi dan Ahok. Meski sebagai kepala Negara, pengamanan Jokowi relatif tak berlebihan sehingga rakyat bisa menyapa.

"Saya kaget melihat pengamanan Pak Basuki. Pak Jokowi santai banget ke kawinan, santai engga terlalu bikin repot," jelas Sandiaga.

Diketahui, aksi penolakan warga dan sejumlah tokoh agama terjadi saat Ahok meresmikan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Akasia di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (21/10) pagi.

Untuk itu, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Jupan Royter mengerahkan 200 personel untuk mengamankan acara tersebut. Sementara, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Tubagus Ade Hidayat juga menurunkan pasukannya dengan jumlah yang relatif sama.

TERKINI
Gunung Puntang dan Radio Malabar, Jejak Awal Teknologi Radio di Indonesia Hotspot Karhutla Kalbar Turun Tajam, Kalteng Kini Tertinggi Kejagung Terima Pengembalian Uang Rp 5 Miliar Terkait Febrie Adriansyah Korea Selatan Tegaskan Selat Hormuz Harus Tetap Aman di Tengah Tekanan AS