Sabtu, 13/02/2021 12:37 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Juru Bicara Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak pasang badan bela Din Syamsuddin.
Menurutnya, tuduhan Din Syamsuddin sebagi tokoh radikal oleh Gerakan Anti (GAR) alumni ITB merupakan bentuk kebencian.
"Bila ada kelompok yang menuduh Din Syamsuddin radikal, agaknya berhalusinasi dan penuh kebencian pribadi kepada beliau," tulis Dahnil di akun Twitter @Dahnilanzar, kemarin.
Daniel kenal baik dengan Din. Menurutnya, Din sangat kritis meski saat ini berada di luar pemerintahan.
Wamenhaj: Antrean Haji Indonesia Setara 26 Tahun, War Ticket Opsi Tambahan
Wamenhaj: Intruksi Presiden, Kenaikan Harga Avtur Tak Bebankan Jemaah Haji
Wamenhaj Bersama Matahari Pagi Kembali Salurkan Bantuan di Aceh Tamiang
"Saya kenal baik dengan beliau, saat ini beliau kritis, ya harus karena beliau ada di luar pemerintahan dan fardhu kifayah mengingatkan kami yang di pemerintahan," tambahnya.
Dalam unggahan terbarunya, Dahnil Anzar menambahkan bahwa Din Syamsuddin adalah salah satu tokoh Islam Indonesia yang disegani dunia.
"Pak Din Syamsuddin yang saya kenal baik adalah salah satu tokoh Islam Indonesia yang disegani dunia karena peran- peran aktif beliau pada forum-forum lintas agama dunia," tulis Dahnil Anzar.
"Bahkan beliau sempat menjadi Presiden Religion for Peace Asia dan Pasific, Beliau disegani banyak tokoh2 lintas agama dunia," tandasnya.