Jum'at, 15/01/2021 14:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Jepang untuk sementara akan menangguhkan pengecualian yang mengizinkan atlet asing untuk berlatih di negara itu menjelang Olimpiade Musim Panas.
Dilansir Asiaone, Jumat (15/01), hal itu dilakukan karena Jepang akan menutup perbatasannya untuk menahan lonjakan kasus Covid-19 hanya enam bulan sebelum Olimpiade.
Penangguhan akan berlangsung hingga 7 Februari, akhir yang dijadwalkan dari keadaan darurat virus korona di ibu kota, Tokyo, dan kota-kota besar lainnya.
Jepang bergulat dengan rekor lonjakan infeksi virus corona, mendorong pemerintah untuk memperketat kontrol perbatasan dan memperluas keadaan daruratnya untuk mencegah penularan Covid-19.
Konflik Timur Tengah Belum Berhenti, Pemerintah Jepang Beri Subsidi BBM
Gunakan UU Antiteror, Prancis Perketat Pengamanan Olimpiade ke Pasar Natal
Peluncuran Rudal Korut Bikin Jepang "Marah"
Jeda pengecualian atlet akan mengikuti penangguhan pemerintah minggu ini pengecualian untuk pelancong bisnis.
Larangan sementara akan mencakup atlet dan pelatih asing non-residen dengan liga olahraga Jepang termasuk sepak bola J-League, yang memulai musimnya bulan depan, dan Nippon Professional Baseball, yang membuka pelatihan musim semi 1 Februari, kata Kyodo.
Atlet Jepang akan diizinkan masuk kembali ke negara itu tetapi harus melakukan karantina sendiri selama 14 hari, di mana mereka tidak dapat berlatih atau bertanding, kata laporan itu.