Sabtu, 09/01/2021 21:32 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kalangan dewan meminta Kementerian Perhubungan dan pihak maskapai Sriwijaya Air menyampaikan informasi terkini soal informasi Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak sejak pukul 14.40 WIB di sekitar Kepulauan Seribu, Jakarta.
Anggota Komisi V DPR RI, Irwan mengatakan, informasi tersebut penting agar tidak terjadi kesimpangsiuran di masyarakat.
“Khususnya keluarga penumpang mendapatkan informasi yang jelas dan tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat,” sambungnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (9/1).
Selain itu, Irwan juga meminta agar pihak-pihak terkait segera membentuk tim dan lakukan penyelidikan mendalam terkait hilangnya pesawat tersebut.
KPK Terbitkan Sprinduk Baru, Usut Korupsi Jalur Kereta di Sumsel
Begini Rumus Menghitung Jarak Aman saat Berkendara
MSF Sebut Wabah Ebola di RD Kongo Sangat Mengkhawatirkan
“Segera dibentuk tim dan dilakukan tindakan pencarian dan penyelamatan baik oleh Basarnas dan tim pencarian lainnya,” tegasnya.
“Segera membuka posko bersama sebagai pusat informasi dan aksi tanggap darurat adanya musibah hilang kontaknya pesawat tujuan Jakarta-Pontianak,” sambung Irwan yang politisi Demokrat ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ182 kehilangan kontak. Pesawat rute Jakarta-Pontianak itu hilang kontak dan diduga jatuh sekitar 45 menit setelah lepas landas (takeoff) dari Bandara Soekarno-Hatta.
Senior Manager Sriwijaya Air, Theodora Erika mengatakan, maskapai saat ini masih terus mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut.