Iran Kutuk Serangan Mematikan di Bandara Yaman

Sabtu, 02/01/2021 16:50 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Iran mengutuk serangan mematikan di bandara Aden di Yaman dan menyatakan belasungkawa kepada keluarga para korban.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh mengatakan bahwa agresi asing yang berlanjut adalah kontributor utama ketidakstabilan di Yaman.

"Tindakan kekerasan dan pembunuhan warga sipil seperti itu adalah hasil dari mentalitas agresor dan penjajah Yaman atas nama koalisi gadungan, telah menghancurkan seluruh Yaman, dengan pandangan agresif dan pemisahan diri mereka telah mengabadikan krisis kemanusiaan paling keji di Yaman,"katanya.

Khatibzadeh meminta semua pihak untuk mengakhiri konflik yang sedang berlangsung dengan kembali ke negosiasi politik.

Sedikitnya 26 orang tewas dan lebih dari 100 lainnya cedera dalam tiga ledakan yang mengguncang bandara di kota pelabuhan selatan Yaman, Aden, segera setelah anggota pemerintah yang baru terbentuk tiba di ibu kota sementara.

Kementerian Dalam Negeri Yaman dan Dewan Transisi Selatan (STC) yang didukung Uni Emirat Arab menyalahkan pemberontak Houthi yang didukung Iran atas serangan itu. Namun Houthi membantah terlibat.

TERKINI
KPK Sita Dokumen dan BBE dari 3 Ruang Dirjen Kementerian ATR/BPN Lea Simanjuntak Soal Proses Keren Pembuatan Video Klip Ruang Dihatimu Saksi Ungkap Tak Ada Uang Fee Percepatan Haji ke Gus Yaqut Dihadiri Sandiaga Uno, Politeknik LP3I Jakarta Gelar Wisuda Ke-27