Jum'at, 01/01/2021 20:01 WIB
London, Jurnas.com - Pelatih Rangers, Steven Gerrard meminta para pendukung tetap di rumah jelang peringatan 50 tahun Tragedi Ibrox, yang mengakibatkan 66 fans Rangers tewas.
Dalam keterangannya pada Jumat (1/1), Gerrard menyebut dia merasakan kehilangan tersebut, karena sepupunya, Jon-Paul Gilhooley (10) menjadi korban termuda dari bencana Hillsborough pada 1989 tersebut.
Namun memperingati Tragedi Ibrox di luar rumah, menurut Gerrard, sangat riskan mengingat adanya pandemi Covid-19, dan virus Covid-19 varian baru di Inggris.
"Dalam situasi normal, kami memiliki banyak orang di sekitar kami dan kami jelas akan memberikan layanan penuh sehingga kami dapat memberikan penghormatan dengan cara itu," kata Gerrard dikutip dari AFP.
Petik Tiga Poin di Anfield, Mo Salah Salip Rekor Gerrard
Mohamed Salah Siap Pecahkan Rekor Gerrard di Liga Champions
Rangers Keok Lagi, Russell Martin Jadi Sasaran Amarah Fans
"Tetapi karena Covid-19, segalanya akan terlihat sedikit berbeda. Namun, sebagai klub kami masih ingin memberikan penghormatan penuh kepada semua orang yang terlibat dan semua nama yang tidak lagi bersama kami," sambung dia.
"Besok (Sabtu) adalah hari yang sangat istimewa, saya dan para pemain semua sadar akan hal itu, tapi saya akan meminta semua fans kami untuk menjauh," lanjut Gerrard.
"Saya tahu itu sulit, tetapi kami juga harus menghormati situasi yang kami hadapi saat ini dan tetap aman di rumah."
"Saya pasti tahu apa arti bencana ini bagi orang-orang dan saya ingin menyampaikan rasa hormat saya sepenuhnya kepada semua keluarga dan para korban. Saya juga ingin memberi penghormatan kepada orang-orang yang meninggal," tandas dia.