Sabtu, 26/12/2020 10:46 WIB
Jeddah, Jurnas.com - Arab Saudi menargetkan 10.000 orang divaksin di pusat vaksin Covid-19 di Jeddah selama tiga minggu, yang rencananya akan dibuka pada Jumat pekan depan.
"Pusat pertama dibuka di Terminal Selatan Bandara Internasional King Abdul Aziz dan memiliki 86 klinik vaksin," kata Wakil Menteri Kesehatan, Hani Jokhdar dikutip dari Arab News pada Sabtu (26/12).
"Kami akan mencapai kapasitas penuh dalam beberapa minggu. Kami sedang bersiap untuk membuka lebih banyak klinik di terminal untuk menjangkau lebih dari 450 klinik," lanjut dia.
Arab Saudi mencatat 178 kasus baru Covid-19 pada Jumat ini, meningkatkan jumlah total sejak awal pandemi menjadi 361.903. Saat ini terdapat 2.920 kasus aktif, 376 di antaranya berada di unit perawatan kritis.
Saudi Berlakukan Aturan Baru Masuk Makkah jelang Musim Haji
DPR Pastikan Penyelenggaraan Haji 2026 Berjalan Aman dan Nyaman
Kompleks Industri Petrokimia Saudi Dihantam Serangan Udara Iran
Wilayah Riyadh mencatat jumlah kasus tertinggi di Kerajaan Saudi dengan 44 kasus, diikuti oleh Mekah dan Madinah dengan masing-masing 31 kasus, dan Provinsi Timur dengan 29 kasus. Wilayah lainnya masing-masing mencatat kurang dari 10 kasus.
Sebanyak 207 kasus terbaru dinyatakan pulih, meningkatkan jumlah keseluruhan menjadi 352.815. Tingkat pemulihan Kerajaan tetap stabil di 97,48 persen.
Riyadh, dengan 25 kasus pemulihan, memiliki tingkat pemulihan harian tertinggi di antara kota-kota di Kerajaan Saudi, diikuti oleh Makkah dengan 15 kasus, Jeddah dengan 14 kasus, dan Yanbu dengan 13 kasus.
Sembilan kematian baru dicatat, meningkatkan angka kematian total menjadi 6.168.
Sebanyak 32.339 uji reaksi berantai polimerase dilakukan dalam 24 jam terakhir. Kerajaan telah melakukan lebih dari 10,8 juta tes sejak dimulainya pandemi.
Keyword : Arab SaudiProgram VaksinasiKota Jeddah