Jum'at, 14/10/2016 21:36 WIB
Solo -Perusahaan yang berlokasi di Solo, Indonesia, PT. Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) memasarkan seragam militer anti-radiasi nuklir dan bahan kimia berbahaya ke Jerman dan Malaysia. Kata Vice President Director PT Sritex Tbk. Iwan Kurniawan Lukminto, Selain seragam militer anti-radiasi nuklir, Sritex juga membuat produk dengan spesifikasi lainnya seperti anti-air dan anti-api.
Seragam anti-radiasi nuklir itu dikenal dengan spesifikasi CBRN (chemical, biological, radiation and nuclear) yang merupakan jenis yang bertahan menghadapi bahan kimia dan biologis berbahaya, radiasi dan nuklir.
Carrick Puji Mentalitas Pemainnya Usai Menang Lawan Chelsea
Konsumsi Garam Berlebih Diduga Percepat Penurunan Daya Ingat pada Pria
Program Revitalisasi Kemendikdasmen Beri Dampak Nyata di Magelang