Jum'at, 18/12/2020 06:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Iran melaporkan bahwa sekitar 60.000 perawat telah tertular virus korona di seluruh negeri, termasuk 100 di antaranya kehilangan nyawa, Kamis (17/12) waktu setempat.
Menurut kantor berita ISNA Iran, kepala Asosiasi Perawat Mohammad Mirzabeigi mengatakan bahwa dari 145.000 perawat di seluruh negeri, sekitar 60.000 di antaranya sejauh ini tertular virus corona baru.
"Saat ini, ada 6.000 perawat di pusat karantina, sedangkan jumlah kematian di antara perawat telah mencapai 100," ujar Mirzabeigi, dilansir Middleeast, Jumat (18/12).
Sejak kasus pertama dilaporkan pada 19 Februari lalu, jumlah infeksi virus corona di Iran telah mencapai 1.138.550 dengan 53.093 korban jiwa.
Korban Tewas Banjir Nepal Tembus 1.400 Orang, 5.800 Lainnya Masih Hilang
Komisi VII Panggil TikTok-Tokopedia, Soroti Pembekuan Dana UMKM
Shin Tae-yong Pede Persija akan Tampil Lebih Baik Kontra Persib