Senin, 14/12/2020 18:16 WIB
Madrid, Jurnas.com - Nasib Isco Alarcon di Real Madrid hingga kini belum menemui kejelasan. Pasalnya pelatih Zinedine Zidane jarang menurunkan pemain Spanyol itu di musim ini.
Jelang derbi Madrid pada akhir pekan lalu, Zidane kepada awak media menegaskan bahwa Isco tetap masuk dalam rencananya. Namun faktanya, Isco tidak pernah bermain di pertandingan besar.
Isco baru membukukan 13 menit di Liga Champions musim ini, dan hanya menghangatkan bangku cadangan saat El Real melawan Barcelona, Sevilla, dan Atletico Madrid. Semua ini mengisyaratkan Zidane mendorong Isco hengkang.
Di sisi lain, Isco menunjukkan keinginannya untuk pergi. Hal ini dapat dimengerti mengingat bahwa sejak tiba di Madrid pada 2013, dia tidak pernah menjadi sosok utama dalam skuat.
Kompany Puji Mental Bayern Usai Singkirkan Real Madrid
Kalah Lawan Bayern, Arbeloa Sebut Keputusan Wasit Tak Masuk Akal
Arbeloa Buka Suara Soal Masa Depan Camavinga di Real Madrid
Dikutip dari Marca pada Senin (14/12), pemain 28 tahun itu memiliki kontrak hingga 2022, tetapi tampaknya jelas bahwa dia tidak disukai dan masa depannya ada di tempat lain.
Zidane merupakan penggemar Isco dan dia pernah menjadi pemain kunci untuk manajer Prancis tersebut. Tapi meski pesannya di ruang pers tetap sama, pesan yang dia kirimkan ke lapangan berbicara dengan sendirinya.
Kesulitan terakhir mungkin datang dalam pertandingan melawan Cadiz, ketika Isco menjadi starter tetapi diganti pada babak pertama.
Isco telah kehilangan peran penting di Madrid, dan Zidane menahan pintu terbuka untuknya.
Keyword : Real MadridIscoZinedine Zidane