Jum'at, 11/12/2020 17:35 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Isu acak ulang alias reshuffle kabinet kembali menyeruak pasca ditangkapnya dua menteri kabinet Indonesia maju, Juliari P Batubara dan Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), beberapa waktu lalu.
Bagi politisi PKB, Jazilul Fawaid, Presiden Joko Widodo bisa melakukan reshuffle kabinet yang baik berdasarkan primbon atau kitab ramalan.
“Menurut saya, sangat mungkin terjadi reshuffle pada Rabu Pon tanggal 23 Desember nanti," jelasnya di Jakarta, Jumat (11/12).
Gus Jazil, sapaannya, menjelaskan, ada dua tanggal yang baik berdasarkan penanggalan Jawa, yaitu 23 dan 30 Desember 2020.
Komisi VI DPR Dukung Pembentukan BUMN Pengelola Ekspor SDA
PLN Harus Beri Kompensasi atas Padamnya Listrik Massal di Sumatra
Kebijakan Sekolah Pelajari Bahasa Prancis, DPR: Jangan Tergesa-gesa
"23 Desember jatuhnya Rabu Pon, neptunya 14 Lakuning Rembulan atau berikutnya 30 Desember Rabu Kliwon, neptunya 15 lakuning Srengenge (Matahari). Semua sama bagusnya," terangnya.
"Hemat saya, Rabu Pon bagus, lebih adem ayem. Namun, itu mutlak kewenangan Presiden kapan hari yang tepat dan pengganti yang tepat pula," sambung Gus Jazil.
Di sisi lain, Gus Jazil mengatakan, semua pihak harus bersabar soal isu reshuffle kabinet. Sebab, hal itu merupakan hak prerogatif dari Presiden.
"Issu tersebut (reshuffle) bisa jadi benar. Hemat saya, kita bersabar dan berdoa agar Presiden memutuskan yang terbaik dan diridhoi Allah SWT untuk kebaikan bersama," demikian kata Wakil Ketua MPR RI itu.
Keyword : DPR PKB Jazilul Fawaid Reshuffle Rabu Pon