Minggu, 06/12/2020 07:46 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Bek Tottenham Hotspur Eric Dier mengaku hampir meninggalkan klub London Utara itu sebelum Jose Mourinho menghidupkan kembali karirnya.
Pemain internasional Inggris telah menjadi starter reguler di jantung pertahanan Mourinho musim ini dan menandatangani kontrak jangka panjang baru di klub hingga 2024 di musim panas.
Namun, Dier kini telah membuka tutup masa-masa sulitnya di Spurs yang memengaruhi kariernya di Inggris musim lalu, dan pemain berusia 26 tahun itu mengklaim bahwa diberi kesempatan sebagai bek tengah adalah titik balik baginya di Tottenham.
"Saya tidak punya keinginan untuk berada di klub pada tahun terakhir kontrak saya. Klub tahu musim panas akan melihat keputusan yang dibuat dengan cara apa pun," katanya dilansir Sportmole, Minggu (06/12).
Kalah Agregat 5-7, Langkah Tottenham Terhenti di Tangan Atletico
Igor Tudor Berpeluang Jadi Pelatih Tetap Tottenham Hotspur
Thomas Frank Pasang Badan untuk Romero
"Saya telah memainkan dua pertandingan terakhir Pochettino sebagai bek tengah, jadi sulit untuk kembali bermain di lini tengah lagi. Saya menjelaskan itu kepada Mourinho. Saya berkata kepadanya: `Di sinilah saya ingin bermain. Di pertahanan`. Tapi Saya tahu itu adalah risiko."
"Setelah Chelsea, dia mendatangi saya. Dia hanya berkata:" Oke, jika Anda ingin bermain sebagai bek tengah, sekaranglah kesempatan Anda. Tunjukkan padaku. "Aku berhasil mengatasi tantangan itu.
"Itulah yang ingin saya dengar. Itu adalah sebuah peluang. Fokus utama saya adalah selalu berada dalam posisi bersaing untuk bermain. Merasa ada rencana untuk saya juga penting. Mereka adalah faktor utama dalam diri saya dalam memutuskan untuk tinggal di sini dan saya tidak bisa lebih bahagia."
Dier telah mencetak 11 gol dalam 253 penampilan untuk Tottenham sejak tiba dari Sporting Lisbon pada 2014.
Keyword : Tottenham HotspurEric Dier