Gaji Belum Dibayar, Guru Palestina Mogok Kerja

Jum'at, 04/12/2020 07:20 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Para guru di Tepi Barat, Palestina memulai mogok kerja menuntut pemerintah membayar penuh gaji mereka yang tertunda, Kamis (03/12) waktu setempat.

Persatuan Umum Guru Palestina meminta guru sekolah negeri di seluruh Tepi Barat untuk mogok setelah pemerintah Palestina mengumumkan bahwa mereka akan membayar gaji penuh karyawan sektor publik pada November tetapi hanya setengah dari gaji mereka yang tertunda.

Pengumuman pemerintah datang setelah Israel mengeluarkan $ 1 juta dari pendapatan pajak yang dikumpulkan Tel Aviv atas nama Otoritas Palestina, dua minggu setelah melanjutkan koordinasi keamanan antara kedua belah pihak.

Sementara itu, serikat guru mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa pemerintah Palestina telah melanggar perjanjiannya dengan serikat tersebut untuk membayar semua gaji yang tertunda segera setelah Israel melepaskan pendapatan pajak.

Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa para guru telah diperintahkan untuk tidak pergi ke sekolah di Tepi Barat.

TERKINI
Meski IHSG Menguat, Lima Saham Ini Terkoreksi Lima Saham Topang Penguatan Bursa Pekan ini Pekan Ini, IHSG Menguat 2,35 Persen Rekomendasi Warna Rumah yang Cocok untuk Daerah Panas