Polisi OTT di Kemenhub, KPK: Harus Dibanyakin

Selasa, 11/10/2016 20:59 WIB

Jakarta - Aparat kepolisian melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta, Selasa (11/10). OTT ditenggarai berkaitan dengan pungutan liar (pungli) perizinan.

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang angkat bicara terkait OTT tersebut. Menurut Saut, operasi "bersih-bersih" itu harus digenjot lebih banyak lagi.

"Itu keren. Harus makin dibanyakin biar cepat bersih negara ini, saya pikir kalau ini dilakukan sejak dulu dan terus menerus sejak negara ini berdiri yakin negara kita  sudah lebih sejahtera," tutur Saut kepada Jurnas.com melalui pesan singkat, Selasa (11/10).

Istilah OTT sendiri familir dilakukan oleh lembaga antirasuah. Sudah banyak pihak dijebloskan ke jeruji besi dari OTT yang dilakukan lembaga KPK.

Saut pun tak khawatir pamor OTT pihaknya tersalip dengan yang dilakoni polisi. "are gene (hari gini) kok bicara selip selipan. Kan harus kerjasama lah, dan fokusnya kan juga beda sesuai UU KPK," tegas Saut.

TERKINI
Komisi IV: Kementan Harus Gandeng Polisi Tindak Tegas Mafia Beras Hari Angkutan Nasional Diperingati 24 April, Ini Sejarah hingga Tujuannya Rupiah Terus Melemah, Importir Kelimpungan dan Pilih Wait and See Komisi V Komitmen Percepat Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Kepulauan