Jum'at, 20/11/2020 14:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Tak terasa penyelenggaraan HighScope Model United Nations (HSMUN) tahun 2020 yang merupakan agenda ke-12 kalinya memasuki hari terakhir pada Kamis (19/11), setelah hari pertama dimulai pada Rabu (18/11).
HSMUN 2020 yang mengambil tema `Ensuring Global Welfare in Times of Crisis` ini digelar secara daring dimana diharapkan akan bisa mengasah kemampuan dan keterampilan para siswa-nya khususnya dalam menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi kini.
Pada hari terakhir acara HSMUN 2020, semua komite melanjutkan pembahasannya bersama dengan Dais/Mimbarnya. Dalam setiap konferensi mendiskusi topik-topik mereka masing-masing.
"Topik-topik tersebut menyangkut permasalahan-permasalahan dunia yang sedang terjadi sekarang ini. Setiap delegasi mempresentasikan berbagai negara dan berdiplomasi untuk mencoba mencapai perdamaian dunia," bunyi pernyataan pihak HSMUN dalam keterangan tertulis, Kamis (19/11).
22 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini
Seri Lawan Dewa, Bojan Hodak Minta Persib Kembali Fokus
Catat Rekor Baru, Hodak Masuk Jajaran Legenda Pelatih Persib
Pada acara penutupan tersebut diikuti oleh Majelis Umum, di mana semua direktur dari masing-masing dewan mempresentasikan solusi dewan mereka dan mengumumkan penghargaan.
Penghargaan tersebut termasuk Best Delegate, Outstanding Delegate, Honorable Mention, Best Position Paper, Verbal Commendation, dan Best Directive untuk setiap konferensi.
Sementara untuk konferensi Press Corps, mereka mempunyai beberapa penghargaan yang berbeda. Penghargaan tersebut adalah Best Media Piece, Best Pre-Conference Paper, Verbal Commendation, dan Best Press Agency.
Sebelumnya, upacara pembukaan diadakan pada hari pertama sesi konferensi, satu minggu setelah sesi pembinaan, dimana para peserta diberikan satu topik untuk diperdebatkan di dalam setiap dewan.
Peserta tersebut diberikan kesempatan untuk membuat draf resolusi dan perubahan formulir sesuai dengan topik yang diberikan. Selain itu, setiap komite akan diawasi dan dimoderatori oleh dewan DAIS yang terdiri dari tiga orang.
Hari pertama dibuka oleh Alduri Asfirka sebagai Sekretaris dan Eva Tantri Mahastri, kepala sekolah SMA Sekolah HighScope Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Eva membahas mengenai bagaimana di masa krisis di seluruh dunia, seperti yang kita hadapi saat ini, banyak orang harus berjuang untuk hidup mereka sendiri.
"Yang lain berjuang untuk kehidupan orang lain dan yang lain lagi menggerakkan diri mereka sendiri untuk belajar menyumbangkan pikiran dan energi mereka untuk komunitas yang lebih luas, seperti apa yang Anda lakukan sekarang. Mengharapkan semua delegasi yang terhormat memiliki konferensi yang bermanfaat dan menyenangkan," kata Eva.
Sesi konferensi pada hari pertama dibagi menjadi 8 bidang berbeda dengan masing-masing dewan. Adapun delapan bidang tersebut yaitu:
United Nations Special Summit (UNSS) “Civil War: Dawn of the Sokovia Accords” dipimpin oleh dewan Althea Ariawan dan Farameer Noer.
United Nations International Children`s Fund (UNICEF) “The Functionality of Education in the 21st Century” dipimpin oleh dewan Diva Aurelia dan Cayla Ashlee,
United Nations Human Rights Council (UNHRC) “Combating Xenophobia during the Global Pandemic” dipimpin oleh dewan Trevanka Fyovella dan Nathan Aristotelle,
United Nations Economic and Social Council (ECOSOC) “Preventing Global Economic Crisis in the Pandemic” dipimpin oleh dewan Tata Akbar dan Athaya Nabila,
Disarmament and Security Council (DISEC) “The Role of Lethal Autonomous Weapon Systems in International Security” (dipimpin oleh dewan Patrick Samperuru, Maximus Chan, dan Karina Aisa Rahadian),
Special Political and Decolonization Committee (SPECPOL) “Responding to the Escalating Threat of the Yemen Humanitarian Crisis” (dipimpin oleh dewan Marcia Alana, Adristi Shira Nariswari dan Marcellus Gerson Simanjuntak),
Joint Crisis Council (JCC) “The American Civil War: Reshaping the Divide” (Jiddan Walta, Muhammad Adivian Hazakwan, Muhammad Fauzan Chairil, dan Yusuke Matsuki), dan
Press Corps dipimpin oleh dewan Sunan Respati dan Kevin Yudha Pratama.
Keyword : HSMUN 2020Beragam Penghargaan