Banjir Bandang di Bukit Lawang Hanyutkan Sejumlah Ternak dan Villa

Rabu, 18/11/2020 17:46 WIB

Langkat, Jurnas.com - Banjir bandang yang terjadi di kawasan Sei Landak Revers Bukit Lawang, Bahorok, pada Rabu (18/11), menghanyutkan sejumlah hewan ternak serta beberapa villa yang berada di tepian Sungai Landak.

Informasi yang diperoleh dari Camat Bahorok Dameka Putra Singarimbun, meski belum ada korban jiwa yang ditemukan, tetapi banjir bandang ini telah menghanyutkan ternak warga yakni 3 ekor lembu dan 12 ekor kambing.

Selain itu, telah terdata 12 unit warung dan 8 villa yang berada dipinggiran sungai terbawa arus. Juga sebuah jembatan penyeberangan putus karena hantaman banjir bandang.

"Berdasarkan laporan warga dan pendataan yang sudah dilakukan, ada 3 ekor lembu dan 12 ekor kambing hilang terbawa arus. Kemudian 12 unit warung, 8 villa hanyut atau rusak berat, dan sebuah jembatan putus," katanya.

Disebutkan Dameka Singarimbun, belum diketahui secara pasti berapa kerugian yang ditimbulkan, karena hingga kini masih dilakukan pendataan. Tim BPBD dibantu aparat TNI, Polri dan relawan juga masih dilokasi melakukan pendataan dan penyisiran lokasi-lokasi terdampak.

"Masih ada sejumlah laporan dari masyarakat yang melaporkan ada rumah dan sawah mereka yang rusak akibat tertimbun material kayu gelondongan dan lumpur. Jadi kalau untuk nilai kerugian belum bisa didapatkan sekarang," katanya.

Dameka Singarimbun juga menjelaskan, ada 4 desa di Kecamatan Bahorok yang terdampak banjir bandang Sungai Landak Bukit Lawang ini. Desa-desa itu yakni Desa Sampe Raya, Desa Timbang Lawan, Desa Timbang Jaya dan Desa Lau Damak, yang kesemuanya dilewati aliran Sungai Landak. (Madint)

TERKINI
Biaya Perang AS Lawan Iran Dilaporkan Lampaui Rp1,7 Kuadriliun FGD Badan Pengkajian MPR RI Bahas Langkah Strategis Atasi Depresiasi Rupiah Kawasan Transmigrasi Salor Papua Disiapkan jadi Pusat Riset Padi Starter dan Klakson Motor Mati usai Ganti Aki, Ini Penyebabnya