Wamenag: Menghujat dan Mencela Bukan Akhlak Nabi

Selasa, 17/11/2020 17:06 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa`adi mengajak para tokoh agama untuk memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, baik secara ucapan maupun tindakan.

Dalam menyampaikan pesan-pesan agama, lanjut Zainut, seyogyanya menggunakan bahasa yang santun, akhlak yang baik, dan tidak melanggar norma huum dan susila.

"Kami mengajak semua pihak hendaknya bisa menahan diri untuk tidak saling menghujat dan saling mencela karena hal tersebut bukan akhlak Nabi," kata Zainut kepada Jurnas.com pada Selasa (17/11).

Menurut Zainut, ulama sebagai pewaris Nabi harus mencontoh akhlak Nabi yang selalu menghormati dan memuliakan orang lain, meskipun orang tersebut berbeda keyakinan bahkan orang tersebut sering menghina, merendahkan, dan memusuhinya.

"Mari kita saling mengingatkan atau berwasiat baik dalam hal kebenaran maupun kesabaran demi menjaga ukhuwah atau persaudaran, baik persaudaraan keislaman maupun kebangsaan," tutup Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) tersebut.

TERKINI
Bertolak ke China, Trump Berharap Sambutan Hangat Xi Jinping Kriminalitas WNA Melonjak, Thailand Bakal Perketat Aturan Bebas Visa Gemini Google Jadi Sponsor Irak dan Maroko di Piala Dunia 2026 Hizbullah Ogah Masukkan Klausul Senjata dalam Perundingan Lebanon-Israel