Selasa, 10/11/2020 12:28 WIB
Serdang Bedagai, Jurnas.com - Penyaluran Bantuan sembako untuk puluhan ibu-ibu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) akhirnya terkendala di wilayah Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.
Pasalnya, sebanyak ratusan KPM, pemilik KKS/ATM Mandiri untuk program sembako telah menuntut KKS dikembalikan yang diduga diambil paksa oleh TKSK Kecamatan Perbaungan. Hingga Senin 10 November 2020 belum ada titik terang dari Dinas Sosial Kabupaten Serdang Bedagai.
Saat dikonfirmasi Umi Kalsum (41), warga Desa Pematang Tatal Kecamatan Perbaungan kepada wartawan Selasa (10/11) menjelaskan hasil dari geruduk toko di Perbaungan, TKSK mengatakan hari senin Dinas Sosial akan kembalikan KKS ke KPM, ternyata Dinas Sosial mengatakan kartu sudah di Polres Serdang Bedagai.
"Kami tidak tahu apa masalahnya kok bisa kartu KKS kami tidak dikembalikan, kembalikan hak kami," bilangnya kesal.
UU Keamanan dan Ketahanan Siber Perkuat Kewenangan BSSN
Kaji Isu Strategis Kebangsaan, PP Muhammadiyah Bentuk LKKS
Konsorsium Asuransi Proyek Konstruksi KKKS Selesaikan Pembayaran Klaim 19,9 Juta Dollar AS
Hal senada disampaikan Nurhayati (38), warga Desa Kesatuan berharap agar tidak memperhambat penyaluran program sembako karena kami juga sangat membutuhkan apalagi ditengah Pandemi Covid-19.
Terpisah, Kepala Dinas Sosial Sergai H Ifdal, menanggapi soal tersebut saat dikonfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp, Selasa (10/11) sekira pukul 11.06 wib, menyampaikan bahwa persoalan KKS di Kecamatan Perbaungan dalam proses di Polres Serdang Bedagai.
"Masih dalam proses di Polres Sergai. Kalau soal kendalanya, bisa ditanyakan ke Korda program sembako Kabupaten Serdang Bedagai sdr. Fiky karena beliau sudah dipanggil Polres Sergai,"bilangnya.
Sementara itu, Korda program sembako Kabupaten Sergai, Fiky melalui pesan WhatsApp membenarkan ia telah dipanggil Polres Sergai perihal KKS.
"Kemaren, saya di panggil ke Polres hanya dimintai keterangan terkait program sembako pak, menjelaskan tentang program sembako,"ungkapnya.