Sabtu, 08/10/2016 14:30 WIB
Filipina - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte mengatakan ingin mengurangi ketergantungan atas Amerika Serikat dan dalam beberapa insiden menghina Presiden Barack Obama karena Washington mengecam kebijakannya untuk membunuh para pengedar narkotika tanpa jalur hukum.
Pernyataan tersebut tidak membual, karena Filipina secara resmi sudah menyampaikan kepada Amerika Serikat akan menunda untuk sementara waktu latihan militer bersama di Laut Cina Selatan. Langkah ini merupakan perubahan besar dalam hubungan kedua negara, yang semakin membaik sampai terpilihnya Presiden Rodrigo Duterte, Mei 2016.
5 Novel Karya Anak Bangsa yang Pas Dibaca di Akhir Pekan
Daftar 10 Film Terpopuler di Netflix Bulan Ini
Peringatan Referendum Timor Timur 30 Agustus, Ini Sejarah dan Maknanya