Satgas Covid-19 Minta Daerah Zona Oranye Jangan Lengah

Rabu, 04/11/2020 15:38 WIB

Jakarta, Jurnas.com- Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terus mengingatkan agar tetap waspada dalam penyebaran Covid-19. Ia mengatakan, masih banyak daerah yang terlena dan lengah di zona risiko sedang Covid-19 (zona oranye). Berdasarkan data Satgas COVID-19 per 1 November 2020, ada 371 kabupaten/kota yang masuk zona oranye.

"Jumlah kabupaten/kota yang masuk di zona oranye atau zona risiko sedang Covid-19 mengalami peningkatan. Dari 360 kabupaten/kota pada minggu sebelumnya, meningkat menjadi 371 kabupaten/kota," kata Wiku saat konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (3/11/2020).

"Terlihat masih banyak daerah yang terlena dan lengah serta merasa nyaman untuk berada di zona oranye. Ingat, zona oranye juga masih berbahaya dan berisiko terjadi peningkatan penularan Covid-19,” sambung Wiku.

Zona oranye harus ektra waspada dalam penanganan penyebaran Covid-19. Jangan sampai lengah jika tak ingin berubah menjadi zona merah (Resiko Tinggi). Pekan ini zona merah alami penurunan. Dari 20 kabupaten/kota menjadi 19 kabupaten/kota.

Perkembangan perubahan zonasi per 1 November 2020 terlihat penurunan yang cukup signifikan di daerah yang masuk di zona kuning atau zona risiko rendah Covid-19. Pekan sebelumnya terdapat 115 kabupaten/kota di zona kuning, maka pekan ini jumlahnya turun menjadi 104 kabupaten/kota.

Selanjutnya, terdapat sedikit peningkatan di daerah yang tidak ada kasus baru Covid-19. Jika pada minggu lalu, hanya 7 kabupaten/kota yang tidak memiliki kasus baru, maka pada minggu ini jumlahnya bertambah menjadi 8 kabupaten/kota.

TERKINI
Raphinha Ingin Bremer Perkuat Lini Belakang Barcelona Dapat Perlindungan, Dua Pesepak Bola Wanita Iran Resmi Menetap di Australia Cedera Kronis, De Ligt Terancam Absen hingga Akhir Musim Kenakan Baju Adat Sasak, Mendes Hadiri HUT ke-68 Lombok Barat