Jum'at, 09/10/2020 13:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kerugian akibat pengrusakan 20 halte bus Transjakrta pada aksi penolakan UU Cipta Kerja mencapai angka yang cukup besar. Ini dikatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau Halte Bundaran HI Jakarta, Jumat (9/10/2020).
Menurut Anies, diperkirakan kerugian dari 20 halte yang rusak tersebut mencapai Rp55 miliar.
Namun, pihaknya akan memeriksa detail terkait ihwal kerusakan halte-halte ini. Setelah itu, akan disusun langkah apa saja yang akan diambil.
“Hari ini akan dilakukan review atas kerusakannya. Nanti sesegera mungkin kita susun langkahnya, tapi kita ingin ini berfungsi cepat seperti juga kebersihan,” ujar Anies.
KPK Ungkap Aliran 12.500 SGD dari Bupati Kuansing ke Pejabat Kemenhut
Menag Dorong Ekosistem Ekonomi Syariah Terintegrasi, Berbasis Kepatuhan
Menko Polkam Persilakan Unjuk Rasa, Asal Tak Ganggu Kepentingan Rakyat
Lebih lanjut mantan Mendikbud itu menargetkan seluruh fasilitas publik di Jakarta pasca demo kemarin bisa digunakan kembali.
“Jumat pagi ini targetnya adalah seluruh fasilitas publik di Jakarta bisa digunakan,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui, demo menolak UU Cipta Kerja yang berlangsung di kawasan Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat, ricuh pada Kamis 8 Oktober 2020 kemarin. Fasilitas publik seperti halte Transjakarta terbakar, termasuk pos polisi.
Keyword : Anies BaswedanHalteTransjakarta