Kamis, 08/10/2020 22:58 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Dalam aksi unjuk rasa penolakan OmnibusLaw Undang-Undang Cipta Kerja yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa dan elemen masyarakat, aparat kepolisi dengan berpakaian lengkap masih melakukan swipping di sekitar Tugu Tani pada Kamis, (8/10).
Menurut pantauan Jurnas.com, aparat kepolisian sedang malakukan pembubaran pada pukul 21.30 WIB kepada massa dalam aksi demo tersebut.
Dimana, Aparat Kepolisian dengan berpakaian lengkap dan tameng serta senjata gas air mata masih siaga untuk melakukan penyisiran di setiap tempat.
Selain itu, masih nampak mobil serta motor dari aparat kepolisian guna mengantisipasi adanya aksi demo lanjutan disekita tugu tani
Regulasi Turunan Pasal 33 UUD 1945 bisa Tutup Kebocoran Fiskal
Jaga Independensi, Legislator Usul Kasubdit Penyidikan Jampidsus Diganti
Legislator Gerindra: KEK dan Kawasan Industri Harus Jadi Motor Investasi
"Jangan ada kerumunan kami minta pulang. Tidak berkepentingan pulang," polisi saat membubarkan masa aksi demo dengan pengeras suara.
Seperti diketahui, sejak siang tadi, ratusan demonstran yang melibatkan mahasiswa serta elemen masyarakat melakukan aksi demo penolakan Undang-Undang Cipta Kerja.