Rabu, 05/10/2016 04:39 WIB
Kabar rencana kudeta terhadap Presiden Filipina Rodrigo Duterte berhembus menyusul aksi radikal Duterte untuk mengganyang mafia narkoba di negeri itu.
Militer Filipina menyatakan tengah menyelidiki laporan-laporan adanya dugaan rencana kudeta terhadap Presiden Duterte.
Seorang juru bicara Angkatan Bersenjata Brigjen Restituto Padilla mengatakan militer tidak mengendus pergerakan apa pun di dalam tubuh angkatan bersenjata. Namun demikian, tegas Brigjen Padilla, militer secara serius akan menyelidiki laporan tersebut.
Thailand Ingin Bantu Akhiri Pengucilan Myanmar di ASEAN
Duterte Tolak Hadiri Sidang ICC, Sebut Pengadilan Tak Berwenang
Jaksa Karim Khan Didiskualifikasi ICC dari Kasus Duterte
"Kami tidak mengetahui asalnya (laporan) tetapi belakangan muncul isu itu. Kami serius menyelidikinya," katanya pada Senin (03/10) sebagaimana dikutip kantor berita AFP.
Pada Sabtu (01/10), Sekretaris Kabinet Leoncio Evasco mengatakan ia yakin kudeta terhadap Presiden Rodrigo Duterte mungkin saja terjadi. Alasannya, lanjutnya, karena terdapat orang-orang yang tidak suka dengan cara memerintah Presiden Duterte.
Mereka ini, masih menurut sekretaris kabinet, adalah pihak-pihak yang selama ini menikmati keuntungan dari perdagangan narkotika atau faksi militer yang tidak senang melihat hubungan militer antara Filipina dan Amerika Serikat melemah belakangan. Namun Evasco yakin kudeta tidak akan berhasil karena popularitas Duterte di Filipina tinggi.
Keyword : Rodrigo Duterte Kudeta