"Ada Yang Aneh Dengan Ahok"

Selasa, 04/10/2016 14:37 WIB

Jakarta - Keikutsertaan cawagub DKI Sandiaga Uno dalam program tax amnesty yang selama ini digalakkan pemerintah pusat justru dinilai negatif cagub DKI petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ahok menyebut Sandiaga membuktikan diri sebagai pengemplang pajak di masa lalu, sehingga tertarik daftar tax amnesty.

Ketua DPP Gerindra Desmond J Mahesa menilai pernyataan Ahok yang menjabat sebagai kepala daerah kontras dengan semangat pemerintahan pusat. Secara implisit, kata Desmond, Ahok menganggap presiden Joko Widodo (Jokowi) yang juga daftar tax amnesty layaknya seorang pengemplang pajak.

"Dia menuduh orang menggelapkan pajak. Dia menuduh Jokowi penggelap pajak. Ada yang aneh dengan Ahok," ujar Desmond di Jakarta, Selasa (4/10/2016).

Desmond mengatakan pemerintah tengah mengkampanyekan secara sungguh-sungguh agar masyarakat memahami tujuan tax amnesty. Bahkan program tax amnesty, kata dia, secara resmi dibuatkan Undang-Undangnya.

Artinya, kata Desmond, Ahok menyangkal tujuan pemerintah yang mengeluarkan kebijakan tax amnesty untuk meningkatkan penerimaan negara dari dana yang disimpan pemiliknya di luar negeri.

"Ada dua hal kalu mau bicara wajib pajak. Pertama, UU wajib pajak ini dibuat diharapkan dana-dana yang parkir di luar itu balik. Yang kedua, adalah kenapa ini pengampunan, karena ada harta-harta yang belum dilaporkan. (Tax amnesty) untuk percepat pelaporan itu. Kalu dikatakan pengeplang pajak, Jokowi juga pengemplang pajak dong. Ahok tidak tau apa yang diomongkan," jelasnya.

TERKINI
Polri Tegaskan Izin Penggeledahan Rumah Febrie Sah Perkuat Kinerja Tenaga Penjualan, BRI Life Raih Penghargaan TADEA 2026 Yaqut Yakin Hakim Objektif Melihat Kasus Kuota Haji KMP Ile Ape Kembali Angkut Bantuan bagi Korban Gempa NTT