Rabu, 09/09/2020 16:39 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar adanya kepala daerah yang memainkan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 di Jawa Timur (Jatim).
Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar mengatakan, anggaran yang diajukan tidak sebanding dengan jumlah korban Covid-19.
"Kita menemukan di beberapa wilayah yang sangat tidak masuk diakal, korban Covidnya sedikit tapi refocusingnya sangat tinggi," kata Lili, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (9/9).
Dimana, lanjut Lili, kepala daerah dari wilayah tersebut merupakan petahana yang akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Menurutnya, KPK telah menegur kepala daerah tersebut agar menormalkan kembali anggarannya.
Di Kupang, Mensos Ajak Pemda Mutakhirkan DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran
KPK Sembelih 8 Sapi Kurban, Daging Dibagikan ke Pegawai Warga
KPK Fasilitasi 52 Tahanan untuk Shalat Idul Adha dan Kunjungan Keluarga
"Kita udah menegur dan mengingatkan agar dinormalkan dan diwajarkan karena kita tidak ingin ini mengarah kepada pidana, lebih bagus dicegah," kata Lili.
Sayangnya, Lili enggan membeberkan kabupaten yang dinilai bermain-main dengan anggaran refocusing anggaran tersebut.
Selain itu, Lili pun meminta pendampingan melalui Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan BPKP untuk mencegah praktek yang mengarah ke pidana korupsi.