Kelalaian Medis Tewaskan Warga Palestina di Penjara Israel

Kamis, 03/09/2020 20:55 WIB

Tel Aviv, Jurnas.com - Seorang tahanan politik Palestina yang ditahan di penjara Ofer Israel, pingsan karena kelalaian medis dan meninggal Rabu (2/9) malam, menurut keterangan Layanan Penjara Israel.

Daud Al-Khatib, 45, telah menjalani hukuman 18 tahun delapan bulan karena aktivitas perlawanannya terhadap pendudukan Israel. Dia telah berada di penjara Israel sejak 2002.

Dikutip dari Middle East Monitor pada Kamis (3/9), Al-Khatib adalah anggota dari faksi Fatah Palestina dan ditangkap selama Intifada Kedua.

Layanan penjara mengatakan dia pingsan di selnya, dan upaya otoritas penjara dan petugas medis untuk menghidupkannya kembali gagal.

Belum ada penyebab kematiannya menurut sumber resmi Palestina, tetapi laporan menyatakan bahwa dia menderita penyakit kronis dan layanan penjara Israel tidak memberinya dukungan medis yang memadai. Dia hanya diberi obat penghilang rasa sakit.

Setelah kematiannya, tahanan lain mulai menggedor pintu untuk memprotes kelalaian medis yang mereka derita.

Sejak 1967, 226 warga Palestina telah tewas di dalam penjara Israel, menurut Otoritas Palestina, menekankan bahwa alasan utama kematian mereka adalah kelalaian medis yang disengaja oleh Israel.

TERKINI
Ilmuwan Temukan 600.000 Protein Mikroba Pemakan Plastik di Seluruh Bumi Apa Itu Super El Nino? Ini Prediksi Terbaru dan Dampaknya ke Dunia Lima Air Rebusan yang Ampuh Hancurkan Lemak Perut Ini Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Apa Saja?