Minggu, 30/08/2020 18:45 WIB
London, Jurnas.com - Pemain Ajax Amsterdam, -decoration:none;color:red;">Donny van de Beek sangat ingin bergabung dengan -decoration:none;color:red;">Real Madrid musim panas ini.
Namun di sisi lain, pemain internasional Belanda itu menjadi salah satu target utama pelatih -decoration:none;color:red;">Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer di musim panas.
Setan Merah berusaha untuk mendapatkan Jadon Sancho dan Jack Grealish, yang masing-masing meminta harga £110 juta dan £80 juta.
Dikutip dari Daily Star pada Minggu (30/8), bagi kepala eksekutif United Ed Woodward, itu adalah harga yang tidak dapat dipahami dalam iklim ekonomi saat ini.
Plt. Sesjen MPR: LKBB-PB Membentuk Karakter Generasi Muda
Anak-anak dan Jurnalis Diserang di Taman Bermain Tepi Barat
10 Hari Terjebak, Warga China Ditemukan Selamat dari Banjir Bandang Nepal
Van de Beek telah lama berada di radar di Old Trafford setelah berbulan-bulan laporan pengintaian. Dan Solskjaer secara pribadi turun tangan dalam upaya mempercepat kesepakatan.
Tapi bak bertepuk sebelah tangan, Van de Beek mengarahkan pandangannya untuk pindah ke -decoration:none;color:red;">Real Madrid musim panas ini.
Starsport melaporkan bahwa pemain berusia 23 tahun itu ingin pindah ke ibu kota Spanyol, dan tergila-gila dengan ide bermain untuk juara La Liga itu.
Namun sayang, Madrid yang juga menginginkan Van de Beek sebagai suksesor Luka Modric, tidak sepakat dengan harga yang ditawarkan sebesar £40 juta-£50 juta.
Presiden -decoration:none;color:red;">Real Madrid Florentino Perez telah menyatakan bahwa tidak akan ada rekrutan seismik musim panas ini.
"Tidak (tidak akan ada pemain besar musim panas ini)," kata Perez setelah Real memenangkan liga.
"Situasinya sangat buruk. Sulit untuk meminta para pemain mengambil potongan gaji untuk membantu mengatasinya dan kemudian melakukan penandatanganan. Itu bisa menunggu," sambung dia.
"Madrid akan mendapatkan yang terbaik lagi ketika situasi berubah," tandas dia.