Kamis, 27/08/2020 15:38 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah China dan Rusia meluncurkan Tahun Inovasi Ilmiah dan Teknologi pada Rabu (27/08) waktu setempat.
Wakil Perdana Menteri China Sun Chunlan dan Wakil Perdana Menteri Rusia Tatyana Golikova menghadiri upacara pembukaan melalui tautan video.
Dengan upaya bersama dari China dan Rusia, jumlah kegiatan yang dijadwalkan untuk diadakan di bawah Tahun Inovasi Ilmiah dan Teknologi telah melebihi 1.000, yang menunjukkan potensi besar kerja sama kedua belah pihak dalam inovasi ilmiah dan teknologi.
Sun menyerukan pengembangan yang lebih baik dari proyek-proyek unggulan strategis, pemanfaatan laboratorium bersama dan pusat penelitian, pertukaran personel, dan koordinasi dalam kewirausahaan dan investasi, untuk mengintensifkan kemitraan strategis komprehensif kedua negara dalam koordinasi untuk era baru.
Spesialis Asing Mengajukan Lebih dari 600 Permohonan untuk Pindah ke Rusia
Ilmuwan Kembangkan Sistem Daur Ulang Sampah untuk Misi Luar Angkasa
Rusia Klaim Puluhan Sipil Jadi Korban Drone Ukraina
Golikova mengatakan Rusia dan China, keduanya sebagai negara utama dalam sains dan teknologi, akan mendapatkan keuntungan dari kerjasama inovasi.
"Tahun Inovasi Ilmiah dan Teknologi diharapkan dapat membantu menyelaraskan Uni Ekonomi Eurasia dengan konstruksi Belt and Road, dan mempromosikan hubungan bilateral," kata Golikova.
Keyword : Pemerintah China Rusia Tahun Inovasi Ilmiah