Pakistan Takkan Akui Israel Sebelum Bebaskan Palestina

Kamis, 20/08/2020 07:30 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengatakan negaranya tidak akan mengakui Israel sampai masalah Palestina diselesaikan.

Dilansir Middleeast, Kamis (20/08), Khan mengatakan bahwa Islamabad tidak akan mengikuti UEA dalam mengakui Israel sebagai sebuah negara.

"Pendirian kami tentang Israel sangat jelas. Hal yang sama yang dimiliki oleh pendiri bangsa, Quaid-I-Azam. Kami tidak dapat mengakui Israel sampai Palestina mendapatkan hak mereka, yang seharusnya sejalan dengan solusi dua negara," kata Khan.

Ia mengatakan menerima negara Israel sama dengan melepaskan sikap Pakistan atas Jammu dan Kashmir yang diduduki secara ilegal yang telah direbut oleh India.

"Kasus orang Palestina mirip dengan orang-orang Kashmir dan hak-hak mereka [Palestina] telah direnggut dan mereka telah menderita kekejaman Israel."

Puluhan ribu warga Pakistan memprotes pada hari Minggu terhadap kesepakatan normalisasi yang ditandatangani antara UEA dan Israel, Anadolu melaporkan.

Abu Dhabi mengatakan kesepakatan itu adalah upaya untuk mencegah rencana aneksasi Tel Aviv atas Tepi Barat yang diduduki, namun, para penentang yakin upaya normalisasi telah dimulai selama bertahun-tahun karena pejabat Israel telah melakukan kunjungan resmi ke UEA dan menghadiri konferensi di negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik atau lainnya dengan negara pendudukan.

TERKINI
Studi: Cuaca Panas Bikin Produksi dan Kualitas Susu Turun Drastis Neymar Kembali Berlatih, Timnas Brasil Dapat Suntikan Motivasi Terungkap Deretan Biang Kerok Terjadinya Pemadaman Listrik Bergilir KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim Dkk Selama 40 Hari